Peningkatan Suatu Kualitas Melalui Implementasi Metode Six Sigma

Ini merupakan 5w+1h dari metode Six Sigma

buatan sendiri🙂

What is Six Sigma?

Apa sih Six Sigma itu?

Dari kata per kata istilah ini terdiri dari:

Six yang artinya enam

Sigma yang merupakan simbul dari standar deviasi, dan biasa dilambangkan dengan σ.

Six Sigma sering dituliskan dalam simbul .

Six Sigma merupakan sebuah metodologi terstruktur untuk memperbaiki proses yang difokuskan pada usaha mengurangi variasi proses (process variances), mengurangi cacat (produk/jasa yang diluar spesifikasi) dengan menggunakan statistik dan problem solving tools secara intensif dengan dampak yaitu penigkatan Kualitas Produk (Jasa/Manufaktur) yang dihasilkan.

Namun bagi kita, yang penting intinya adalah Six Sigma sebagai metrics merupakan sebuah referensi untuk mencapai suatu keadaan yang nyaris bebas cacat.

Who are use Six Sigma Method?

Siapa yang menggunakan Metode Six Sigma?

Untuk melihat pengguna six sigma saat ini, kita perlu tengok sejarah atau pengguna pertama dari sig sigmat. Six Sigma dimulai oleh Motorola ditahun 1980-an dimotori oleh salah seorang engineer disana bernama Bill Smith atas dukungan penuh CEO-nya Bob Galvin. Motorola menggunakan statistics tools diramu dengan ilmu manajemen menggunakan financial metrics (yaitu Return on Investment, ROI) sebagai salah satu metrics/alat ukur dari quality improvement process. Konsep ini kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Dr. Mikel Harry dan Richard Schroeder yang lebih lanjut membuat metode ini mendapat sambutan luas dari petinggi Motorola dan perusahaan lain.

Dari sejarah diatas secara garis besar dapat dilihat bahwa metode six sigma pertama dibuat untuk tujuan kemajuan perusahaan dalam bidang keuangan, dengan strategi perbaikan proses, Desain ulang Proses, manajemen Proses.

Dalam perkembangannya, 6σ digunakan bukan hanya menggunakan sebuah metrics untuk mengurangi proses yang tidak perlu, namun telah berkembang menjadi sebuah metodologi dan bahkan strategi bisnis.

When we need six sigma?

Kapan kita butuh six sigma?

Inisiatif untuk menggunakan Six Sigma merupakan sebuah keputusan perusahaan/organisasi bahwa perusahaan/organisasi tersebut akan mengalami perubahan. Indikasi tujuan untuk penggunaan six sigma antara lain :

Sasaran transformasi bisnis : Perubahan utama dalam bagaimana organisasi berjalan, alias perubahan kultur. Contoh: menciptakan sikap berfokus pada pelanggan; melepaskan struktur lama atau cara menjalankan bisnis lama.

Sasaran perbaikan strategis : memperbaiki kelemahan dan memanfaatkan peluang operational. Contoh: memacu pengembangan produk; mempertinggi efisiensi rantau suplai.

Sasaran pemecahan masalah : memperbaiki area spesifik atau biaya tinggi, pekerjaaan ulang atau penundaan. Contoh: memperpendek waktu pemrosesan aplikasi; menurunkan volume pengembalian.

Where’s six sigma used?

Dimana penggunaan Six Sigma?

Pada dasarnya six sigma berfokus pada hal-hal yang mempengaruhi: biaya, ukuran, kecepatan potential dari Return of Investment (ROI).

Dari focus diatas dapat dilihat bahwa six sigma dapat digunakan dalam Indutri Jasa maupun Manufaktur.

Dalam Industri Jasa, six sigma menggunakan beberapa statistic untuk mencapai kepuasan pelanggan yang selalu menambah profit perusahaan, penigkatan tersebut melalui penigkatan Kualitas jasa melalui Manajemen Proses berkelanjutan.

Why must six sigma?

Kenapa harus six sigma?

Banyak yang mengatakan bahwa Six Sigma adalah TQM yang lebih praktis, ada juga yang mengatakan SPC dikombinasikan dengan financial metrics; tapi bagi saya, apapun namanya entah itu Six Sigma, TQM atau SPC, yang penting adalah: ternyata konsep ini jika dilaksanakan dengan disiplin dan konsisten bisa menghasilkan perbaikan yang nyata dan terbukti!. Itulah kenapa metode ini digunakan untuk proses peningkatan kualitas.

Alasan lain adalah belakangan ini semakin banyak istilah-istilah process improvement (improvisasi/ perubahan2 dalam suatu proses guna mencapai kesempurnaan). Hal tersebut telah menuntut semua organisasi/perusahaan untuk semakin inovatif dalam memenuhi keinginan pelanggan; pelanggan tidak puas, berarti kita harus siap-siap gulung tikar!. Dan Six sigma dapat sangat membantu perusahaan/organisasi untuk menghadapi tantangan tersebut.

How to implement six sigma?

Bagaimana menerapkan six sigma?

Dalam tugas ini, saya tidak dapat menjelaskan secara detail bagaimana dan apa saja rincian yang diperlukan untuk menerapkan Six sigma. Namun saya akan coba merangkum dengan singkat bagaimana six sigma bekerja.

Six Sigma adalah suatu metode yang sangat terstruktur. Nah, strukturnya terdiri dari lima tahapan yang disingkat DMAIC: Define, Measure, Analyze, Improve, Control.

Define : pada tahap ini team pelaksana mengidentifikasikan permasalahan, mendefiniskan spesifikasi pelanggan, dan menentukan tujuan (pengurangan cacat/biaya dan target waktu).

Measure : tahap untuk memvalidasi permasalahan, mengukur/menganalisis permasalahan dari data yang ada.

Analyze : menentukan faktor-faktor yang paling mempengaruhi proses; artinya mencari satu atau dua faktor yang kalau itu diperbaiki akan memperbaiki proses kita secara dramatis.

Improve : nah, di tahap ini kita mendiskusikan ide-ide untuk memperbaiki sistem kita berdasarkan hasil analisa terdahulu, melakukan percobaan untuk melihat hasilnya, jika bagus lalu dibuatkan prosedur bakunya (standard operating procedure-SOP).

Control : di tahap ini kita harus membuat rencana dan desain pengukuran agar hasil yang sudah bagus dari perbaikan team kita bisa berkesinambungan. Dalam tahap ini kita membuat semacam metrics untuk selalu dimonitor dan dikoreksi bila sudah mulai menurun ataupun untuk melakukan perbaikan lagi.

Sumber : jessepaath.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: