QUALITYFUNCTION DEPLOYMENT (QFD)

HOUSE OF QUALITY

HOUSE OF QUALITY

QFD pertama kali diterapkan di Mitsubishi, suatu perusahaan industri berat di Kota Kobe, Japan pada tahun 1972. Di Amerika QFD dikembangkan oleh DR. Clausing dan diaplikasikan di industri manufaktur maupun jasa dan menjadi standar di banyak organisasi. Beberapa contoh perusahaan yang menerapkan QFD antara lain DEC, Hawlett Packard, AT&T, Ford, general Motor, dsb.

QFD merupakan alat perencanaan yang digunakan untuk memenuhi harapan-harapan konsumen. Pendekatan disiplin QFD terletak pada desain produk, rekayasa, produktivitas serta memberikan evaluasi yang mendalam terhadap suatu produk. Suatu organisasi yang mengimplementasikan QFD secara tepat dapat meningkatkan pengetahuan rekayasa, produktivitas dan kualitas, mengurangi biaya, mengurangi waktu pengembangan produk serta perubahan-perubahan rekayasa seiring dengan kemajuan jaman dan permintaan konsumen.

Tujuan QFD adalah memenuhi sebanyak mungkin harapan konsumen, dan berusaha melampaui harapan tersebut dengan merancang produk baru agar dapat berkompetisi dengan produk dari kompetitor untuk kepuasan konsumen.

QFD berguna untuk memastikan bahwa suatu perusahaan memusatkan perhatiannya terhadap kebutuhan konsumen sebelum setiap pekerjaan perancangan dilakukan. Sedangkan manfaat-manfaat QFD adalah sebagai berikut:

  • Memusatkan perancangan produk dan jasa pada kebutuhan dan kepuasan konsumen.

  • Menganalisa kinerja produk perusahaan untuk memenuhi kepuasan konsumen.

  • Mengurangi banyaknya perubahan desain.

 

Implementasi QFD secara garis besar dibagi dalam 3 (tiga) tahap, tetapi sebelum memasuki ketiga tahap tersebut selalu ada Tahap Perencanaan dan Persiapan. Adapun ketiga tahap tersebut adalah:

  • Tahap pengumpulan Voice of Customer

  • Tahap penyusunan Home of Quality

  • Tahap analisa dan interpretasi

Untuk penjelasan mengenai tiap tahap dalam QFD, silakan lihat posting selanjutnya.

4 Responses to QUALITYFUNCTION DEPLOYMENT (QFD)

  1. Anonymous says:

    om sebagai anak teknik industri klo nyopass atau ambil dari buku tolong di kasi tau di akhir sumber referensi nya,, jgn seenaknya plagiasi..

    • jessepaath says:

      siip om, terima kasih buat sarannya..🙂
      kalau ada posting yg ga pake sumber, itu berarti saya ngopas dr berbagai sumber, termasuk catetan atau tugas2 kuliah…
      beberapa posting jg saya sertai “hyperlink” ke sumbernya..
      overall thanks ya bro…

  2. Fann says:

    sayang tidak di masukkan tentang bagaimana process pembuatan QFD

  3. Tujuan QFD adalah memenuhi sebanyak mungkin harapan konsumen, dan berusaha melampaui harapan tersebut dengan merancang produk baru agar dapat berkompetisi dengan produk dari kompetitor untuk kepuasan konsumen.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: