Three Important Things in Procurement

Procurement

Procurement

 

Someone ask me during the interview session. What is three important things in Procurement, for you?

Saya sudah pernah memikirkan tentang hal ini, dan dengan mudah saya jawab: Proper, Faster, Better.

Proper. Proper berarti Tepat, Layak, Pantas, Wajar, Patut. Procurement adalah pekerjaan menjaga proses pengadaan. Kata kuncinya ada di Proses. kenapa Proses? karena jika procurement ditekankan pada negosiasi, pengadaan dan pembelian, maka hampir semua stakeholders/user di perusahaan bisa melakukannya bukan?. Pada beberapa departemen di perusahaan, mereka diperbolehkan melakukan pengadaan sendiri “by them self”, sehingga menurut mereka sebenarnya tidak perlu ada Procurement, kami bisa melakukan negosiasi, kami tahu spesifikasi detail, dan kami mengerti apa yang kami perlukan. Nah, diperlukannya Procurement adalah untuk mengelola proses tersebut agar berjalan Tepat, Patut dan Wajar, atau yang saya simpulkan dengan satu kata Proper.

 

Read more of this post

Advertisements

Value Stream Mapping (VSM)

VSMValue Stream Mapping (VSM) adalah perangkat dari manajeman kualitas (quality management tools) yang dapat menyusun keadaan saat ini dari sebuah proses dengan cara membuka kesempatan untuk melakukan perbaikan dan mengurangi pemborosan. Secara umum, Value Stream Mapping berasal dari prinsip Lean. Prinsip dari teori Lean adalah mengurangi pemborosan, menurunkan persediaan (inventory) dan biaya operasional, memperbaiki kualitas produk, meningkatkan produktivitas dan memastikan kenyamanan saat bekerja (Womack et al, 1990).

Value Stream Mapping (VSM) dapat dibagi menjadi beberapa tahap, sebagai berikut :

1)      Mengidentifikasi kelompok dari Produk/Jasa.

2)      Membuat value stream dari keadaan saat ini untuk menentukan problem yang dihadapi dari sudut pandang Organisasi dan Pelanggan.

3)      Menentukan Pemetaan yang ideal untuk masa depan.

4)      Mengidentifikasi aksi perbaikan yang dibutuhkan untuk menutup celah antara keadaan saat ini dengan keadaan yang ideal untuk masa depan.

5)      Melakukan aksi perbaikan

6)      Membuat suatu pemetaan baru untuk memeriksa apakah masalah pada point 2 sudah dihilangkan.

Read more of this post

STMI, D4 dan Mencari Pekerjaan.

Barusan ada follower (@derryanwar) di twitter yang bertanya:
kalau Lulusan STMI prospeknya utk cari kerja gmna? trus lulusan D4 lanjutnya kemana?

Sebelum menjawab pertanyaan di atas,ada baiknya kita bertanya pada diri sendiri beberapa pertanyaan berikut:
1. Apa tujuan kita kuliah? paksaan ortu,pilihan pribadi,ikut2an atau apa?
-dulu sih saya masuk STMI krn pilihan pribadi memutuskan utk harus kuliah,dan STMI adalah pilihan kedua setelah gagal di SMPB,waktu itu ambil di UNBRAW dan UNLAM-
Read more of this post