SEVEN TOOLS – QUALITY MANAGEMENT

SEVEN TOOLS

Tujuh alat yang digunakan pada Total Quality Control (TQC)

1.       Check Sheet

Adalah lembar pengumpulan data yang diperbuat untuk mempermudah pengumpulan dan penggunaan data

 

2.       Pareto Diagram

Pareto diagram adalah suatu diagram yang menggambarkan masalah utama menurut bobotnya.

Kegunaannya untuk :

  1. Menunjukan jenis persoalan utama
  2. Membandingkan masing-masing jenis persoalan terhadap keseluruhan
  3. Menunjukan tingkat perbaikan setelah tindakan perbaikan pada daerah yang terbatas
  4. Membandingkan hasil perbaikan masing-masing jenis persoalan sebelum dan sesudah perbaikan.

Dengan memakai Pareto Diagram ini, kita dapat mengkonsentrasikan arah penyelesaian persoalan, maka dari itu Pareto Diagram merupakan langkah pertama didalam melakukan perbaikan.
Read more of this post

Advertisements

Peningkatan Suatu Kualitas Melalui Implementasi Metode Six Sigma

Ini merupakan 5w+1h dari metode Six Sigma

buatan sendiri 🙂

What is Six Sigma?

Apa sih Six Sigma itu?

Dari kata per kata istilah ini terdiri dari:

Six yang artinya enam

Sigma yang merupakan simbul dari standar deviasi, dan biasa dilambangkan dengan σ.

Six Sigma sering dituliskan dalam simbul .

Six Sigma merupakan sebuah metodologi terstruktur untuk memperbaiki proses yang difokuskan pada usaha mengurangi variasi proses (process variances), mengurangi cacat (produk/jasa yang diluar spesifikasi) dengan menggunakan statistik dan problem solving tools secara intensif dengan dampak yaitu penigkatan Kualitas Produk (Jasa/Manufaktur) yang dihasilkan.

Namun bagi kita, yang penting intinya adalah Six Sigma sebagai metrics merupakan sebuah referensi untuk mencapai suatu keadaan yang nyaris bebas cacat.

Who are use Six Sigma Method?

Siapa yang menggunakan Metode Six Sigma?

Untuk melihat pengguna six sigma saat ini, kita perlu tengok sejarah atau pengguna pertama dari sig sigmat. Six Sigma dimulai oleh Motorola ditahun 1980-an dimotori oleh salah seorang engineer disana bernama Bill Smith atas dukungan penuh CEO-nya Bob Galvin. Motorola menggunakan statistics tools diramu dengan ilmu manajemen menggunakan financial metrics (yaitu Return on Investment, ROI) sebagai salah satu metrics/alat ukur dari quality improvement process. Konsep ini kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Dr. Mikel Harry dan Richard Schroeder yang lebih lanjut membuat metode ini mendapat sambutan luas dari petinggi Motorola dan perusahaan lain.

Read more of this post